Jika bosan berekreasi ke lokasi wisata yang konvensional seperti ke

pantai,gunung, danau dan lainnya maka tak ada salahnya jika sesekali mencoba wisata yang sedikit ekstrem. Ya, berwisata secara monoton memang membosankan, sebab itu Anda perlu mencoba hal baru termasuk dalam berwisata.Di Bali ada objek wisata menarik yang bisa dikunjungi yaitu Waka Tangga yang menawarkan suasana keekstreman namun tetap tak menghilangkan sisi keindahan alamnya yang eksotis dan menawan.

Panjat Tebing

Apa yang dilakukan di Waka Tangga? Di Kecamatan Petang ada sebuah gunung yang bernama Puncak Tedung. Dan di puncaknya terdapat sebuah pura yang lumayan sudah berumur sehingga dibalik kesunyian vibrasi keagungan alam bisa benar-benar dirasakan. Anda bisa menelusuri perjalanan yang penuh dengan tantangan menuju Puncak Tedung lengkap dengan pemandangan alamnya yang begitu menakjubkan. Nah, banyak orang yang menyebut bahwa ketika seseorang telah melakukan pendakian dan perjalanan di Waka Tangga, maka ia sebenarnya telah melakukan sebuah perjalanan spiritual.

Selain itu, di Waka Tangga hasrat petualang Anda bisa terasah dengan mendaki Puncak Tedung sendiri. Begitu Anda melakukan pemanjatan tebing tersebut maka hamparan keindahan pedesaan Bali yang khas dan hijau akan dinikmati, lebih khusus Desa Petang. Desa Petang ini alamnya masih asri dimana beberapa lokasi seperti perkebunan sayur, kebun buah, pesawahan yang berundak, serta aliran Sungai Ayun yang berliku bisa pengunjung nikmati. Tepat ketika Anda sudah mencapai Puncak Tedung, disana akan didapatkan sebuah pura tua itu. Segera kesunyian dan kedamaian akan begitu terasa ketika mendekat ke pura.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bisa dimaklumi karena selain lokasinya yang jauh dari pusat keramaian kota juga pura ini terbilang masih belum banyak yang mengunjungi. Pura ini sangat cocok didatangi oleh orang yang bermaksud untuk menenangkan diri atau bersemedi.

Lokasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Objek wisata Waka Tangga merupakan sebuah objek wisata yang terletak wilayah kecamatan Petang, kabupaten Badung, Bali. Objek wisata ini berjarak 35 km dari Kota Denpasar dan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi dengan lama perjalanan lebih kurang 45 menit.